• HUBUNGI
    kami
  • PROGRAM
    pengembangan
  • USAHA
    lingkup usaha
  • PROFIL
    perusahaan
  • BERANDA
    website

  • Proyek Air Bersih Umbulan

    Pemerintah Provinsi jawa Timur mulai menyiapkan Proyek Air Bersih Umbulan sejak tahun 1988 namun beberapa investor terdahulu yaitu PT. Bimantara Siti Wisesa, PT. The Bromo Consorsium dan PT. Mandala Citra Utama telah gagal dalam merealisasikan Proyek Umbulan karena permasalahan pendanaan, kesiapan jaringan distribusi dan tarif yang tidak terjangkau.

    Saat ini proyek Umbulan telah diaktifkan kembali dengan bantuan dari Pemerintah Pusat dan diharapkan dapat direalisasikan tahun 2014 dan dapat melayani wilayah pelayanan yang mencangkup Kota /Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik.

    Proyek Air Bersih Umbulan merupakan sarana penyediaan air curah untuk air minum dengan kapasitas produksi direncanakan sebesar 4.000 liter/detik dengan asumsi penjualan 3920 liter/detik dan estimasi nilai investasi Rp. 2,1 trilyun untuk Up Stream sekitar Rp. 1,8 Trilyun. Sarana proyek yang dibutuhkan meliputi fasilitas produksi termasuk intake dan rumah pompa dan sistem transmisi sepanjang 97 Km yang terdiri dari pipa diameter 1000 mm sampai dengan 1800 mm. Proyek ini rencananya dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan air minum untuk sekitar 300.000 sambungan rumah (SR) atau setara dengan 1,5 juta orang. Gambar skematik Proyek Umbulan ditunjukan sebagai berikut :

    Proyek Umbulan
  • Program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Provinsi Jawa Timur

    Dalam rangka mendukung tugas dan tanggungjawab Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pemenuhan pelayanan air minum di wilayah Jawa Timur, maka PD. Air Bersih provinsi Jawa Telah memprakarsai penyediaan air minum jangka panjang sejak tahun 2004 dengan konsep SPAM Regional Provinsi Jawa Timur. Studi awal untuk perencanaan program tersebut telah diselesaikan pada pertengahan tahun 2009.

    Pada prinsipnya program ini ssesuai dengan UU No.7 Tahun 2004 tentang Sumber Day Air dan PP No.16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang intinya bahwa salah satu wewenang dan tanggungjawab Pemerintah Provinsi adalah membangun SPAM secara regional (lintas Kabupaten/ Kota) dengan mengoptimalkan potensi air baku yang ada maupun dikembangkan, sehingga air baku dapat dimanfaatkan secara luas dan dapat lebih meningkatkan pelayanan air minum di Jawa Timur dan PDAB adalah sebagai penyelenggara dan pengelola sistem tersebut.

    Program SPAM
  • Rencana Program Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum di Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Lamongan

    Berdasarkan kesepakatan bersama antara Kementerian pekerjaan Umum dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan Pemerintah Kabupaten lamongan tanggal 10 Agustus 2012 tentang Kerjasama dalam Pengembangan Penyediaan Air Minum Regional Kabupaten Mojokerto Dan Kabupatenn Lamongan.

    Pada tahun 2012 telah dibangun SPAM Regional Kab. Mojokerto dan Kab. Lamongan dengan kapasitas 50l/dt dari sumber air baku air permukaan sungai Brantas yang terletak di Kab. Mojokerto yang selanjutnya akan dikembangkan secara bertahap menjadi 300l/dt dengan wilayah pelayanan yang mencakup 8 kecamatan di Kabupaten Mojokerto, Gresik, dan Lamongan yang diharapkan dapat melayani ± 30.000 SR atau sebanyak ± 150.000 jiwa.

    Rencana Program Pengelolaan SPAM
  • Program Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum di Kabupaten Blitar dan Kota Blitar

    Kerjasama dalam Pengembangan Penyediaan Air Minum Regional Kabupaten Blitar dan ota Blitar sesuai dengan Kesepakatan Bersama antara Kementerian Pekerjaan Umum dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Blitar dan Pemerintah Kota Blitar tanggal 10 Agustus 2012.

    Saat ini sedang dilakukan study-study oleh PDAB. Tentang SPAM Regional Kab.Blitar dan Kota Blitar dengan alternative sumber air baku mata air sumber Rambut Monte dan Sumber Dandang di Kab. Blitar dan Sungai Brantas di Kota Blitar dengan kapasitas 300l/dt dilaksakan bertahap dengan wilayah pelayanan 9 kecamatan di Kabupaten Blitar dan Kota Blitar yang dapat melayani ± 30.000 SR atau sebanyak ± 150.000 jiwa, diharapkan pada tahun 2014 proyek tersebut dapat terealisasi.

    Program Pengelolaan SPAM
  • Program Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum di Kabupaten Madiun dan Kabupaten Nganjuk

    SPAM Regional Nganjuk-Madiun merupakan komitmen pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam mensejahterakan masyarakat melalui pembangunan sarana dan prasarana air minum.

    Daerah pelayanan SPAM Nganjuk-Madiun mencakup 4 (empat) Kecamatan di Kabupaten Nganjuk (Kec. Wilangan, Bagor, Rejoso, dan Sukomoro) atau ± 9.000 SR atau sebanyak ±45.000 jiwa dan 1 (satu) Kecamatan di Kabupaten Madiun (Kec. Saradan) atau ±704 SR atau sebanyak ±3.600 jiwa.

    Adapun sumber air baku akan diambil dari Sumber waduk di Kecamatan Bening di Kecamatan Sradan dengan kapasitas 50-100l/dt.

    Program Pengelolaan SPAM
  • Rencana Pengelolaan Penyediaan Air Bersih Terintegrasi Malang Raya

    Sesuai dengan program sistem penyediaan air minum terintegrasi Jawa Timur salah satunya adalah penyediaan air minum terintegrasi lintas Kabupaten / Kota di Malang Raya.

    Ada penawaran dari Fasep-Perancis kepada Bappeda Provinsi Jawa Timur berupa hibah untuk melakukan studi dibidang infrastruktur yang kemudia ditindaklanjuti oleh Bappeda provinsi dengan mengusulkan Studi penyediaan Air Minum Malang Raya, saat ini sedang dalam proses ususlan kepada Fasep-Perancis oleh Bappeda Provinsi Jawa Timur untuk dilakukan kajian kelayakan untuk realisasi pembangunan program tersebut.

    Program Pengelolaan Penyediaan Air
  • Rencana Kerjasama Produksi Air Minum Dalam Kemasan

    Dalam rangka memenuhi kebutuhan air siap minum di masyarakat yang semakin meningkat maka PDAB bermaksud untuk kerjasama dengan perusahaan yang bergerak dibidang AMDK yang sudah berjalan namun memerlukan partner untuk memperluas jaringan pemasaran. Berpatner dengan PDAB diharapkan perusahaan tersebut memperoleh nama dan kepercayaan yang lebih dari masyarakat.

    Diperkirakan potensi pasar yang akan diraih berasal dari peningkatan kebutuhan AMDK di masyarakat umum dan lingkungan instansi pemerintah dan PDAB akan mendapat deviden sesuai dengan sharing ekuitinya.

    Saat ini sedang dilakukan proses kerjasama diharapkan pemerintah provinsi mengijinkan dan memberikan penyertaan modal dan direncanakan kerjasama tersebut akhir tahun 2010 dapat terealisasi.

 

© Copyright 2013 by PDAB JAWA TIMUR